Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momentum panen pahala bagi umat Islam, namun juga menjadi waktu yang tepat untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Pada bulan mulia ini, umat Islam dilatih untuk bersabar, tidak hanya bersabar menahan lapar dan dahaga, namun juga harus berusaha mengendalikan diri dari perilaku negatif.
Makna Ramadhan jika dijelajahi lebih dalam tidak hanya menahan diri dari sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan, minum dan jimak, namun juga menahan anggota badan untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa merusak pahala puasa, seperti membicarakan orang lain, berbohong, mengadu-domba dan yang lainnya.
Ada satu budaya yang sering dilakukan oleh masyarakat Muslim di Indonesia saat bulan Ramadhan; buka bersama atau dalam bahasa gaul kaum muda sering disebut dengan singkatan “bukber”.
Tradisi buka bersama adalah tradisi mengundang kerabat, teman sekantor, atau kalangan lainnya untuk berbuka puasa bersama-sama di mana sang pengundang yang menyediakan makanan berbuka. Pada umumnya mereka yang diundang merasa senang dengan kegiatan ini. Meski tidak dipungkiri bahwa ada sebagian orang yang enggan untuk menghadirinya dengan berbagai alasan, di antaranya lebih memilih berbuka dengan anggota keluarga karena waktu berbuka puasa adalah waktu yang sangat baik untuk lebih mengeratkan hubungan batin antara orang tua dan anak-anaknya.
Begitupun seperti yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nurul Yaqien Cibeureum Cisarua Bogor Jawa Barat. Keluarga Besar LPI Nurul Yaqien melaksanakan Iftar bersama ICA BPC Bogor Raya dan Siswa-Siswi Jurusan Tata boga SMK 1 Puncak yang ikut serta berkontribusi dalam acara ini, Syukur Alhamdulillah dan terimakasih banyak kepada seluruh jajaran dari ICA BPC Bogor Raya dan seluruh panitia ini yang telah menyumbangkan waktu,tenaga serta makanan, yang dari pagi menjelang siang sudah mulai memasak di pondok kami ini sehingga bisa terlaksananya iftar bersama keluarga besar LPI Nurul Yaqien.